Nias Selatan, NEWS.UNIRAYA.AC.ID – Dalam rangka memperingati Lustrum Universitas Nias Raya (UNIRAYA) tahun 2026, kampus sukses menyelenggarakan seminar internasional. Acara akademik bergengsi ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, mulai dari kamis hingga jumat, 4–5 Juni 2026, bertempat di Aula Universitas Nias Raya.
Seminar Internasional yang mengusung tema “Nias Language and Culture: An Interdisciplinary Approach in Facing the Global Era” ini diselenggarakan secara hybrid (kombinasi daring dan luring). Acara ini dirancang sebagai wadah akademis untuk membagikan hasil penelitian, praktik terbaik, serta memperkuat identitas lokal bahasa dan budaya Nias di tengah tantangan global.
Rangkaian acara dimulai pada Kamis (4/6) pagi dengan registrasi peserta dan prosesi pembukaan. Rektor Universitas Nias Raya, Dr. Martiman S. Sarumaha, M.Pd., membuka secara resmi kegiatan internasional ini sekaligus bertindak sebagai salah satu pembicara utama. Pada hari pertama, dua narasumber internasional dihadirkan secara daring, yaitu Dr. Sadiah Boonstra, Ph.D. dari Melbourne University dan Dr. Barbara Titus dari University of Amsterdam.
Suasana di dalam aula terpantau sangat padat dan tertib. Ratusan mahasiswa yang mengenakan almamater merah khas UNIRAYA tampak memenuhi deretan kursi yang disediakan panitia untuk menyimak materi. Antusiasme serupa juga terlihat di ruang digital, di mana ratusan peserta dari berbagai wilayah ikut bergabung secara interaktif via Zoom Meeting.
Memasuki hari kedua, Jumat (5/6), konferensi dilanjutkan dengan sesi presentasi dari narasumber internasional yaitu Dr. Sitasi Zagoto, MA (Universitas Nias Raya), R. Ahmad Ginanjar Purnawibawa, Ph.D. (Universitas Pendidikan Ganesha), dan Sirus Laia dari komunitas WikiNias England.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi paralel yang menampilkan belasan pemakalah (presenter) dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia diantaranya dari Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Nias Raya, Universitas Padjadjaran, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Universitas Andalas, UIN Jurai Siwo Lampung, UIN Raden Mas Said Surakarta, IAHN Mpu Kuturan, Universitas Gajayana dan beberapa kampus lainnya.
Kegiatan ini merupakan pra pelaksanaan Lustrum ke-1 Uniraya yang bertujuan untuk memperkenalkan UNIRAYA “Kampus Lokal Bertalenta Global” serta menghadirkan inovasi terbaru di dunia akademisi dengan mengkolaborasikan budaya lokal nias.
Setelah seluruh sesi diskusi paralel dan tanya jawab selesai dilaksanakan, rangkaian konferensi internasional dua hari ini resmi ditutup oleh pihak panitia pada Jumat sore. Melalui agenda besar lintas disiplin ilmu ini, Universitas Nias Raya sukses memperkuat jejaring akademisi, peneliti, dan praktisi, sekaligus melahirkan inovasi baru berbasis kearifan lokal untuk menjawab tantangan era global.(AN, KB, KH)
Dokumentasi:

