Universitas Nias Raya, 30 Januari 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nias Raya secara resmi membekali 210 mahasiswanya yang akan menjalani Pengenalan Lingkungan Persekolahan 1 (PLP 1). Pembekalan yang dilaksanakan di Aula Kampus Universitas Nias Raya pada Jumat, 30 Januari 2026 ini mengusung tema “Menumbuhkan Profesionalisme Calon Guru melalui Pemahaman Budaya Sekolah dan Teknologi”, menandai dimulainya perjalanan mahasiswa untuk mengasah kompetensi keguruan di era digital. Acara ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, serta seluruh mahasiswa peserta PLP 1.
Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Ibu Anita Zagoto, S.Pd., M.Pd., mengawali rangkaian kegiatan dengan harapan kelancaran dan keberkahan. Suasana kebangsaan dan kecintaan terhadap almamater langsung terasa saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Uniraya.
Pembekalan ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa secara mental, intelektual, dan profesional sebelum mereka memasuki dunia persekolahan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh ketua SPI. Dr. Sitasi Zagoto, M.A., yang menekankan pentingnya persiapan ini sebagai langkah awal menuju PLP 2 yang melibatkan praktik mengajar langsung.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Arwan Karier Harefa, S.E.,M.M, menyampaikan bahwa tema PLP 1 tahun ini dipilih untuk menjawab tuntutan pendidikan di era digital, di mana guru tidak hanya harus menguasai materi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. “Melalui PLP 1 ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan pengenalan lapangan,” ujarnya.
Peserta berjumlah 210 mahasiswa dari tujuh program studi dilingkungan Fakultas Keguruna dan Ilmu Pendidikan Universitas Nias Raya, terdiri dari program studi Bimbingan Konseling (23 orang), program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (34 orang), program studi Pendidikan Bahasa Inggris (26 orang), program studi Pendidikan Biologi (40 orang), program studi Pendidikan Ekonomi (22 orang), program studi Pendidikan Matematika (28 orang), dan program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (37 orang). Mereka akan dibagi ke dalam 20 kelompok dan disebar ke 20 sekolah mitra Uniraya.
Wakil Dekan FKIP, Bimerdin Daely, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam pembekalan juga menjadi bagian penilaian. Ia berharap mahasiswa serius mengikuti seluruh materi agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.
“Anda akan dibekali oleh narasumber agar nanti tidak merasa kaget dengan kondisi di lapangan. Tugas Anda adalah menyesuaikan diri dan membawa pengalaman berharga,” pesannya.
Dengan pembekalan ini, FKIP Uniraya berkomitmen untuk menghasilkan calon pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dinamika dan tantangan di lingkungan sekolah sesungguhnya. (YL, MD, SH)
Dokumentasi:


